Skip to main content

Tips Agar Anak Terhindar Dari Efek Negatif Facebook

Foto: Uda
Anak Anda boleh main facebook asal memenuhi syarat berikut:
1. Facebook menyediakan berbagai fasilitas yang tak cocok bagi anak. Maka, dampingi anak saat bermain FB, berikan penjelasan kepada mereka.
2. Tanamkan ke anak, internet adalah dunia bebas yang siap menghancurkan jika tak pintar menggunakannya. Jelaskan, di dunia maya ada banyak orang yang berniat memperdayai jika tak hati-hati.
3. Tegaskan agar anak tak menggunakan webcam untuk chatting, terlebih dengan orang tak dikenal.
4. Batasi interaksi. Katakan kepada anak untuk tidak berinteraksi dengan orang yang belum pernah dikenalnya di dunia maya. Baik via SMS, Facebook, Twitter, forum diskusi, blog, atau situs jejaring sosial lainnya.
5. Jika Anda sudah tak merasa nyaman dengan aktivitas anak, itu pertanda Anda harus cepat turun tangan. Dengar dan ikuti naluri Anda sebagai orangtua.
6. Larang anak untuk memenuhi permintaan bertemu dengan orang yang hanya dikenalnya di dunia maya. Apalagi yang baru 1-2 kali chatting dengannya. Ingatkan terus akan bahaya kejahatan di dunia maya yang bisa terjadi di dunia nyata.
7. Ada banyak fasilitas yang tak cocok bagi anak di FB atau jejaring sosial lainnya. Seleksi dengan ketat, apa yang boleh dan tidak baginya disertai penjelasan.
8. Taati peraturan dunia maya. Jangan membuatkan akun FB untuk anak hanya agar ia ikut tren, tapi lupa mengawasinya. Taati batasan usia untuk bergabung di situs jejaring sosial atau forum diskusi demi keamanan anak.
9. Ajarkan anak untuk tidak mengumbar data pribadinya seperti alamat rumah, nomor telepon, alamat e-mail, alamat sekolah, jenis kelamin, dan hari ulang tahun. Buat data pribadi itu hanya terlihat oleh orang yang memang dikenal anak dengan baik.
10. Jika ada orang yang tak dikenal anak meminta untuk menjadi teman, minta anak menolaknya. Iming-iming hadiah dan ajakan bertemu harus ditolak tegas. Rata-rata korban dijerat dengan janji akan diberi kado ulang tahun, setelah sebelumnya dimintai alamat sekolah atau rumahnya.
11. Jika orang itu sudah telanjur menjadi teman si anak dan dirasa mulai mengganggu/mengintimidasi, segera hapus dari daftar teman. Lakukan pemblokiran sehingga ia tak bisa melihat akun anak.
12. Jangan memajang foto, video, atau gambar yang menggoda/ merangsang lawan jenis sehingga mendorong anak menjadi target kejahatan seksual. Memajang foto orang lain juga tidak disarankan.
13. Tempatkan komputer di ruang terbuka (bukan di kamar anak). Selain lebih mudah memantau aktivitas internet, anak juga akan berpikir dua kali jika ingin membuka situs-situs aneh.
14. Untuk memblokir situs yang tak sesuai dengan anak, manfaatkan menu di browser. Hampir semua browser menyediakan layanan untuk memblokir situs-situs yang tak diinginkan. Atau memasang software khusus yang hanya memperbolehkan mengunjungi situs-situs tertentu, sehingga tak perlu takut anak masuk ke situs-situs berbahaya.
15. Main internet bisa membuat anak keasyikan dan lupa waktu. Jadi, buat perjanjian soal kapan dia boleh mengakses internet.
16. Usahakan untuk mengetahui password-nya dan pastikan Anda menjadi teman pertamanya di FB.
17. Cek isi FB anak secara rutin untuk mengetahui aktivitasnya. Umumnya anak suka mengisi kuis dan bermain game. Bila kuis atau game yang dimainkannya tak sesuai dengan usianya, beri penjelasan sebelum melarangnya.
18. Jika ada orang dewasa yang tak dikenalnya ingin menjadi temannya, minta anak menanyakan hal itu terlebih dulu kepada Anda.
19. Hati-hati mengisi status Anda sebab anak bisa membacanya.
20. Solusi terbaik adalah menemani anak ketika ia main FB atau jejaring sosial lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

" Foto " 5200 Orang Jadi Model Telanjang Masal

 Kalo di Indonesia seru juga ya..... Fotografer terkenal di dunia dan seniman Spencer Tunick mengubah ikon Sydney Opera House menjadi sebuah instalasi telanjang disebut 'Mardi Gras', bagian dari Sydney Mardi Gras untuk 2010. Kegiatan tersebut diikuti 5200 orang (pria dan wanita) dan semuanya Telanjang alias Bugil. Walaupun katanya mengedepankan unsur 'Seni', tapi yang namanya bugil ya.. tetap bugil...Berikut Foto-fotonya:

Trik Mendapatkan Alamat Email Dari Search Engine

Mempunyai banyak teman di internet adalah sebuah berkah yg luar biasa dan patut disyukuri. Banyak teman banyak rezeki, itu istilah yang tepat. Tapi sebanyak-banyaknya teman, contohnya di Facebook, paling-paling juga hanya bisa ratusan. Tetapi kalau kita orang yang beken dan punya tampang spt artis, itu perkara lain. Tapi kalau kita yang hanya “wong cilik”, nampaknya sebuah mimpi mempunyai ribuan “fans”. Banyak teman biasanya diikuti dengan banyaknya alamat email yang dikoleksi dari mereka. Alamat email yg banyak merupakan sebuah aset yg sangat berharga. Satu email bisa menghasilkan $1-$10 jika dioptimalkan dengan sebaik-baiknya. Masalahnya jika anda mengalami kesulitan untuk mendapatkan alamat email yang banyak dari teman-teman, saya punya kiat alias tips atau bahkan boleh dibilang sebuah trik. Tips dan trik yg saya kenalkan untuk mendapatkan alias mengumpulkan alamat email yg saya ajarkan sangat sederhana, cara untuk mencari dan mendapatkan alamat email kali ini pasti

Contoh Diet Karbo - Diet Karbohidrat Rendah

Diet karbohidrat (karbo) merupakan jenis diet yang menekankan pada pengurangan asupan karbohidrat dalam tubuh. Beberapa contoh diet karbohidrat yang populer adalah: Diet Keto: Diet ini melibatkan mengurangi asupan karbohidrat hingga hanya 5-10% dari total kalori harian dan meningkatkan asupan lemak hingga 70-80% dari total kalori harian. Diet ini bertujuan untuk memaksa tubuh memasuki keadaan ketosis, di mana tubuh membakar lemak sebagai sumber energi utama. Diet Paleo: Diet ini menekankan pada makanan yang mirip dengan yang dikonsumsi oleh manusia purba, seperti daging, ikan, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Diet ini biasanya rendah karbohidrat, tetapi bukanlah diet karbohidrat yang sangat ketat seperti diet keto. Diet Atkins: Diet ini melibatkan fase pertama yang sangat ketat, di mana asupan karbohidrat dibatasi hanya hingga 20 gram per hari. Fase ini diikuti oleh fase-fase yang lebih fleksibel, tetapi tetap membatasi asupan karbohidrat. Diet ini bi