Pantai Indah di Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur | Pantai Pink
Mendengar nama pulau Komodo, di Nusa Tenggara Timur, mungkin akan menggetarkan bulu kuduk kita. Terbayang di benak mengenai reptil besar melata sebesar buaya, agaknya memang menyeramkan.
Tapi siapa yang sangka, di pulau ini justru ada pantai yang unik nan manis didengar. Penduduk sekitar biasa menamainya pantai Merah, tapi dunia mengenalnya dengan Pink Beach. Walaupun ada tujuh pantai di dunia ini yang diberi gelar Pinkk Beach, tapi rasanya tak perlu pergi sejauh itu untuk menikmati manisnya pantai pink.
Suasananya semakin terasa private dan romantis, karena sepanjang pantai ini tidak ada bangunan apa-apa dan juga tak dihuni oleh penduduk sekitar. Jadi, ketika Anda mengunjungi pantai ini rasanya, “the beach is mine”.
Lekas abadikan momen-momen romantis Anda dengan pasangan di sini. Pasir di pantai ini berwarna pink, karena bercampur dari pecahan karang berwarna merah. Tapi sebenarnya hewan mikroskopik semacam amuba bernama Foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada karang. Jika Anda menjumput pasirnya, maka akan terlihat pasir berwana merah di antara pasir putih. Dan jika ombak menyapu pasir dan menariknya, maka warna pasir tersebut menjadi pink tua.
Air lautnya bergradasi biru. Di dalamnya terdapat coral keras maupun lunak yang masih sehat dan berwarna-warni. Ditambah lagi banyak ikan hias seperti clown fish, butterfly fish, bat fish, dan lainnya. Dan kemudian, pemandangannya disempurnakan oleh perbukitan yang melatari pantai ini. Sempurna!
Cara mencapainya paling mudah dengan terbang dari Bali ke Labuan bajo. Lalu Anda bisa menyewa speedboat atau kapal nelayan dari Labuan Bajo menuju pulau Komodo. Dan karena tempatnya masih sangat sepi, sebaiknya Anda membawa bekal sendiri. Tapi tetap jaga kebersihan dan kelestariannya, ya!
Tapi siapa yang sangka, di pulau ini justru ada pantai yang unik nan manis didengar. Penduduk sekitar biasa menamainya pantai Merah, tapi dunia mengenalnya dengan Pink Beach. Walaupun ada tujuh pantai di dunia ini yang diberi gelar Pinkk Beach, tapi rasanya tak perlu pergi sejauh itu untuk menikmati manisnya pantai pink.
Suasananya semakin terasa private dan romantis, karena sepanjang pantai ini tidak ada bangunan apa-apa dan juga tak dihuni oleh penduduk sekitar. Jadi, ketika Anda mengunjungi pantai ini rasanya, “the beach is mine”.
Lekas abadikan momen-momen romantis Anda dengan pasangan di sini. Pasir di pantai ini berwarna pink, karena bercampur dari pecahan karang berwarna merah. Tapi sebenarnya hewan mikroskopik semacam amuba bernama Foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada karang. Jika Anda menjumput pasirnya, maka akan terlihat pasir berwana merah di antara pasir putih. Dan jika ombak menyapu pasir dan menariknya, maka warna pasir tersebut menjadi pink tua.
Air lautnya bergradasi biru. Di dalamnya terdapat coral keras maupun lunak yang masih sehat dan berwarna-warni. Ditambah lagi banyak ikan hias seperti clown fish, butterfly fish, bat fish, dan lainnya. Dan kemudian, pemandangannya disempurnakan oleh perbukitan yang melatari pantai ini. Sempurna!
Cara mencapainya paling mudah dengan terbang dari Bali ke Labuan bajo. Lalu Anda bisa menyewa speedboat atau kapal nelayan dari Labuan Bajo menuju pulau Komodo. Dan karena tempatnya masih sangat sepi, sebaiknya Anda membawa bekal sendiri. Tapi tetap jaga kebersihan dan kelestariannya, ya!